Minggu, 31 Juli 2016

Pantun Teka-Teki Terlengkap dan Terbaru



Jarang pergi ke toko jam
Jika pun pergi turunlah hujan
Binatang ini giginya tajam
Bila pergi sambil tiduran ?
(Jawaban: Buaya)

Minah ketawa terjerit-jerit
Melihat koyak pada selular
Orang putih duduk sederet
Pagar di dalam tebing di luar ?
(Jawaban: Gigi)

Ialah Figa sang pemberani
Rumahnya ada di Goa Batu
Mataku tiga berwarna-warni
Tak punya tangan kaki pun satu ?
(Jawaban: Lampu Lalu Lintas)

Tempat duduknya sangatlah tinggi
Namun ia bernasib malang
Bila malam ia berseri
Jika siang ia menghilang ?
(Jawaban: Bintang)

Buah budi bedara mengkal
Masak sebiji di tepi pantai
Hilang budi bicara akal
Buah apa yang tidak bertangkai ?
(Jawaban: Buah hati)

Janganlah kamu suka mengolok
Bisa-bisa rugi akhirnya
Ada daun tak punya pokok
Setiap bangunan memilikinya ?
(Jawaban: Pintu)

Ada si tuan pakai celana
Melihat bintang di malam hari
Jikalau tuan memang bijaksana
Binatang apa tanduk di kaki ?
(Jawaban:
 Ayam Jantan)

Buah cermai di dalam lubang
Tepung digaul minyak sapi
Anaknya ramai ibunya seorang
Bila digesel berapi-api ?
(Jawaban: Mancis/Korek api)

Mak Minah menanak minyak
Kemenyan dibakar dengan setanggi
Dua peha beranak banyak
Untuk mendaki tempat yang tinggi ?
(Jawaban: Tangga)

Terburu-buru ke kamar mandi
Ternyata lupa membawa sabun
Coba tebak apakah ini
Selalu naik tak pernah turun ?
(Jawaban:
 Umur)

Puisi : "Hutan Bakau"



Karya : Fauziah Shofi
Di rawa-rawa ini air payau mengalir
Hutan tawar tumbuh diatasnya
Pohon, cabang, sulur akar,
Dan daun menjalar di tanah
Tiada henti ombak membenturnya
Di daratan khatulistiwa 
Serta guyuran panas tropis

Oh, Bakau . . . 
Lumpur mengendap dibawahmu
Melahirkan akar-akar
Rimbun akar bangkit dari gelap
Menebarkan bianglala pada jalan setempat



Note : bagaimana bagus tidak ??? memang sederhana sih, maklum lah masih awam. Untuk kalian yang ingin meng-copas ini silahkan monggo ;)

Sabtu, 16 Juli 2016

Pantun Cinta atau Gombal Terlengkap dan Terbaru



Beli paku sama si Ratu
Beli jamu sama si Anya
Cintaku cukup satu

Untuk kamu selamanya

Namanya penjahat
Polisi jadi inceran
Bosan jadi temen curhat
Maunya pacaran

Tepi kolam nanam jamur
Biji tomat numbuh pepaya
Tiap malem susah tidur
Masih teringat indah matanya

Habis minum kopi
Lalu minum jamu
Dunia ini terasa sepi
Kalau gak ada kamu

Kotak amal
Di goyang-goyang
Kemarin aku di ramal
Jodohnya sama abang

Daripada ngebikin sambal
Mendingan ngebikin kue getuk
Daripada aku terus ngegombal
Mendingan kita jadian aja yuk

Enakan tidur di dipan
Daripada di kursi
Biar kaya papan
Menurut aku kamu seksi

Apa guna berkain batik
Kalo tidak dengan baju nya
Apa guna berwajah cantik
Kalo tidak tutup aurat nya

Hari ini pergi kepasar
Tidak lupa membeli cuka
Hari ini ku punya pacar
Kutemukan pacar dipantun cinta

Ada golok sudah tumpul
Diasah sama bang Ipul
You make may days beautiful
And my nights wonderful 

Selasa, 05 Juli 2016

Pantun Jenaka Terlengkap dan Terbaru 2016



Jangan takut
Jangan kawatir
Itu kentut
Bukan petir


Hujan di jawa
Banjir di hongkong
Jangan ketawa
Gigi lo ompong

Hujan-hujan enaknya minum sekoteng
Apalagi bareng roti kelapa
Kalo emang lo ganteng
Terus yang jelek kayak apa ?



Pohon manggis di tepi rawa
Tempat datuk tidur beradu
Sedang menangis nenek tertawa
Melihat datuk bermain gundu

Disana gunung, disini gunung
Ditengah-tengah bunga melati
Saya bingung kamu pun bingung
Kenapa ada bunga melati

Jalan-Jalan ke Kota Sumedang
Ada Kambing Makan Rumput
Anak-anak pada Senang
Melihat banci Bergoyang Dangdut

Orang sasak pergi ke Bali
Membawa pelita semuanya
Berbisik pekak dengan tuli
Tertawa si buta melihatnya

Ikan gabus di rawa-rawa
Ikan belut nyangkut di jaring
Perutku sakit menahan tawa
Gigi palsu loncat ke piring

Pok amai-amai
Belalang kupu-kupu
Bertepuk adik pandai
Malam nanti upah susu

Bunga mawar tangkai berduri
Laris manis pedang cendol
Aku tersenyum malu sekali
Ingat dulu suka mengompol


Pantun Agama Terlengkap dan Terbaru 2016



Di bulan Ramadhan orang tadarus
Membaca Qur’an beramai-ramai
Orang beriman hatinya lurus
Duduk berjalan elok perangai

Anak ayam turun sepuluh
Mati seekor tinggal sembilan
Bangun pagi sembahyang subuh
Minta doa kepada Tuhan

Setelah senin hari selasa
Kemudian hari rabu setelahnya
Jika kau sadar telah berdosa
Cepatlah bertaubat mohon ampun padaNya

Bunga kenanga diatas kubur
Pucuk sari pandan Jawa
Apa guna sombong dan takabur
Rusak hati badan binasa

Kera di hutan terlompat-lompat
Si pemburu memasang jerat
Hina sungguh sifat mengumpat
Dilaknat Allah dunia akhirat

Redup bulan nampak nak hujan
Pasang pelita sampai berjelaga
Hidup mati di tangan Tuhan
Tiada siapa dapat menduga

Ada gadis perawan
paling cantik dikampungnya
Hormatilah ibumu kawan
karena surga ada ditelapak kakinya

Belatuk di atas dahan
Terbang pergi ke lain pohon
Hidup mati ditangan Tuhan
Kepada Allah kita bermohon

Harimau belang turun sekawan
Mati ditikam si janda balu
Ilmu akhirat tuntutlah tuan
Barulah sempurna segala fardu

Di bulan Ramadhan orang puasa
Menahan selera mengekang nafsu
Orang beriman hidup sentosa
Kepada Allah tempat bertumpu

Minggu, 03 Juli 2016

Pantun Nasihat Terlengkap dan Terbaru 2016



Hari rabu kelapa dipetik
Airnya segar hilang dahaga
Hormati Ibu juga Bapak
Agar kelak masuk surga

Kayu bakar dibuat arang
Arang dibakar memanaskan diri
Jangan mudah menyalahkan orang
Cermin muka lihat sendiri

Anak ayam turun sembilan
Mati satu tinggal delapan
Ilmu boleh sedikit ketinggalan
Tapi jangan sampai putus harapan

Ramai orang menggali perigi
Ambil buluh lalu diikat
Ilmu dicari tak akan rugi
Buat bekalan dunia akhirat

Buah cempedak diluar pagar
Ambil galah tolong jolokkan
Saya budak baru belajar
Kalau salah tolong tunjukkan

Membuat arang kayu dibelah
Arang dibakar memanggang gurita
Mereka yang tidak bersekolah
Saat tua hidupnya menderita

Dayung perahu tuju haluan
Membawa rokok bersama rempah
Kalau ilmu tidak diamalkan
Ibarat pokok tidak berbuah

Pergilah ke tengah taman
Menikmati bunga menawan
Carilah olehmu teman
Yang dapat dijadikan pedoman

Mentari pagi sinarnya hangat
Berangkat kerja ke pulau rengat
Belajar haruslah semangat
Jangan tersalah pada niat

Berakit-rakit ke hulu
Berenang-renang ke tepian
Bersakit-sakit dahulu
Bersenang-senang kemudian

Jumat, 01 Juli 2016

Puisi : "Rasa Emosi di Jiwa"



Karya : Fauziah Shofi
Merah ditubuhku
Panas dikepalaku
Seperti sedang berkejaran
Memunculkan bibit masalah
Hanya teriakan yang ingin kulemparkan
Hanya seseorang yang ingin kusalahkan
Tubuh dan jiwa saling berada
Mereka ada dengan selaras



Note : bagaimana bagus tidak ??? memang sederhana sih, maklum lah masih awam. Untuk kalian yang ingin meng-copas ini silahkan monggo ;)

Puisi : "Matahari"



Karya : Fauziah Shofi
Cahaya sinarmu menggapai langitku
Menandakan waktu datangnya kehidupanku
Warna jingga - kuning mu indah berseri
Merupakan awal untuk berlari
Terikmu mungkin panas
Terikmu mungkin mengundang emosi
Namun keindahanmu tiada duanya
Kau melihat semuanya diatas sana

Semua hal ....
Hampir semuanya ....
Mungkin kau melihat bentuknya
Namun engkau belum lihat isinya
Tidak apa ....
Jadilah engkau mentari
Yang menyinari bumi
Demi berjalannya hidup kami



Note : bagaimana bagus tidak ??? memang sederhana sih, maklum lah masih awam. Untuk kalian yang ingin meng-copas ini silahkan monggo ;)